Jacob Ereste: Kebangkitan Kesadaran Spiritual Bangsa Indonesia untuk Kedaulatan dan Kesejahteraan

Jacob Ereste: Kebangkitan Kesadaran Spiritual Bangsa Indonesia untuk Kedaulatan dan Kesejahteraan
Eko Sriyanto Galgendu, Ketua Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia (GMRI)

JAKARTA - Kesadaran dan pemahaman spiritual itu adalah jalan menuju Tuhan. Karena kesadaran dan pemahaman spiritual itu menuntun pada kerendahatian, cinta kasih, suka berbagi, tidak tamak, tidak mau  bersikap zalim.

Sikap dan sifat dari rendah hati itu, tidak akan berlaku sombong,  percaya pada apa yang ada di atas langit, tak mungkin dapat disaingi. Karena itu, sikap tawadduk - - tidak sombong - - akan selalu terpelihara dalam moralitas dan mental yang kukuh sebagai bagian dari kepribadian yang khas dan unik dari kehormatan manusia yang memiliki harkat dan martabat mulia, tidak hanya dihadapan manusia, tetapi juga hadapan Tuhan yang diyakininya sebagai pencipta jagat raya dan seisinya.

Keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa, hanya mungkin dapat disadari dan dihayati serta diamalkan dalam perilaku nyata sehari-hari oleh siapa saja yang menekuni laku spiritual. Karena di dalam laju spiritual itu meliputi tatanan moral, etika dan akhlak sebagai indikator dari kejujuran serta keikhlasan dalam bersikap, berbuat untuk dirinya sendiri maupun bagi orang lain. 

Laku spiritual sebagai jalan menuju Tuhan, tidak mungkin bisa dilakukan dengan sikap sombong, tidak jujur dan tidak ikhlas. Karena Tuhan sendiri harus dipahami sebagai sosok yang maha tahu, dan maha mengetahui hal-hal yang tidak mampu untuk diketahui oleh manusia sejenius apapun. Begitu ayat-ayat langit menuturkannya. Alif Lam Mim, hanya Tuhan yang tahu artinya seperti rahasia alam raya dan makhluk ciptaan-Nya yang menyimpan   jutaan rahasia dalam ayat-ayat yang tak mampu dibaca oleh manusia.

Kebangkitan kesadaran spiritual bangsa Indonesia adalah alternatif jawab untuk menyelamatkan warga bangsa Indonesia dari keterpurukan moral dan etika serta kepribadian yang telah dirumuskan oleh founding fathers dalam istilah Tri Sakti yang kemudian dicoba untuk diwujudkan  dalam rumusan yang lebih sederhana dalam istilah Nawacita.

Kebobrokan moral, mental dan etika bangsa yang ditandai oleh tindak pidana korupsi, penyalahgunaan wewenang atau jabatan, gemar disogok dan menyogok, rela mengorbankan bangsa dan negara menjadi acak kadul tidak menentu arah dalan upaya membangun bangsa dan negara agar kebih baik, lebih sejahtera dan berkeadilan serta manusiawi harus dilakukan dengan tulus dan ikhlas.

Lantaran para pengkhianat bangsa dan negara Indonesia dan para pelaku korupsi adalah manusia-manusia pintar bahkan jenius, namun tidak bermoral, apalagi etika dan akhlak mulia, sebab mereka tidak sama sekali percaya pada azab Allah SWT maupun Tuhan yang sudah mereka sebutkan saat mengucapkan sumpah dan janji sebelum memangku jabatannya dalam  posisi apapun di pemerintahan.

Oleh karena itu, kesadaran dan kebangkitan spiritual bangsa Indonesia menjadi sangat penting untuk menghentikan cara melakukan tata kelola bangsa dan negara Indonesia untuk kembali pada taranan yang benar - - amanah- - dan menjalankan mandat rakyat.

Pancasila dan UUD 1945 lebih dari cukup untuk menjadi pakem - - menuntun laku spiritual yang mampu untuk mendatangkan banyak berkah bagi seluruh warga bangsa Indonesia menjadi sejahtera dan berkeadilan sebagai rakyat  yang merdeka. Setidaknya mandiri dalam ekonomi dan berdaulat dalam politik serta berkepribadian dalam perspektif budaya.

Itulah dasarnya perlu segera dibangun kesadaran dan kebangkitan spiritual bangsa Indonesia agar dapat menjadi warga dunia yang  bermartabat  dalam ekinomi, politik maupun budaya.


Jakarta, 29 Juli 2021

Jacob Ereste
Pengamat Sosial dan Pemerhati Bangsa


* Kesimpulan dari paparan diatas merupakan bagian dari catatan dialog bersama Eko Sriyanto Galgendu, Ketua Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia (GMRI) dalam berbagai kesempatan dan berbagai tempat yang berbeda.

Jacob Ereste
OPINI PUBLIK

OPINI PUBLIK

Previous Article

Jacob Ereste: PPKM Jangan Sampai Membuat...

Next Article

Jacob Ereste: Cara Bijak yang Perlu Segera...

Related Posts